Mulai dari sumber yang final dan terbaca
Terjemahan akan lebih konsisten jika dokumen sumber sudah final. Perubahan selama pengerjaan dapat menimbulkan versi ganda, istilah yang tidak seragam, dan bagian yang terlewat.
- Kirim file asli bila tersedia
- Pastikan scan tidak terpotong
- Tandai tulisan tangan atau bagian yang kurang jelas
- Jelaskan bagian yang tidak perlu diterjemahkan
Berikan tujuan dan pembaca sasaran
Bahasa untuk pengadilan berbeda dari materi pemasaran. Dokumen untuk masyarakat umum juga berbeda dari laporan teknis. Penjelasan tentang pembaca, negara, instansi, dan tujuan membantu penerjemah memilih gaya serta istilah yang sesuai.
Sediakan referensi dan lakukan pemeriksaan akhir
Glosarium, terjemahan terdahulu, daftar nama resmi, dan panduan merek dapat meningkatkan konsistensi. Untuk dokumen pribadi, periksa nama, tanggal, nomor, serta ejaan tempat sebelum hasil digunakan.
- Gunakan satu istilah untuk konsep yang sama
- Cocokkan nama dengan paspor atau dokumen identitas
- Periksa tabel, angka, dan catatan kaki
- Sampaikan koreksi secara terpusat dan jelas
Mulai dari sumber yang utuh dan tujuan yang jelas
Terjemahan yang baik dimulai dari dokumen sumber yang lengkap, bukan hanya halaman yang tampak penting. Stempel, catatan kaki, tabel, nama diri, dan halaman belakang dapat mengubah pemahaman terhadap isi utama.
Sampaikan siapa pembaca akhirnya dan apakah teks dipakai untuk informasi, publikasi, atau pengajuan resmi. Penerjemah kemudian dapat menentukan gaya, istilah, format, dan pemeriksaan yang relevan tanpa menambah fakta yang tidak ada di sumber.
- Sediakan versi sumber yang lengkap.
- Jelaskan pembaca dan tujuan dokumen.
- Minta pemeriksaan nama, angka, dan format.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah AI atau mesin terjemahan cukup untuk hasil resmi?
Mesin dapat membantu memahami draf, tetapi hasil resmi perlu diperiksa manusia dan mengikuti format yang diminta penerima.

