Istilah harus dibaca dalam laporan
Revenue, income, profit, expense, asset, liability, equity, dan cash flow tidak selalu dapat ditukar. Lihat judul laporan, periode, dan standar akuntansi sebelum memilih padanan.
Angka dan mata uang
Pertahankan angka, tanggal, periode, dan mata uang sesuai sumber. Jangan mengonversi nilai ke mata uang lain tanpa instruksi tertulis dari penerima.
Dokumen resmi perusahaan
Invoice, laporan keuangan, rekening koran, dan tax document dapat memiliki persyaratan terjemahan berbeda untuk bank, visa, regulator, atau auditor.
Terjemahan istilah akuntansi: hindari perubahan istilah pajak
Istilah yang berkaitan dengan angka, pajak, dan periode harus dipertahankan sesuai standar.
Jika format laporan berbeda, tambahkan catatan penjelasan yang tidak mengubah nilai.
- Gunakan terminologi baku dari dokumen keuangan yang sama.
- Cocokkan angka setelah terjemahan.
- Sertakan daftar istilah sensitif.
Istilah akuntansi harus mengikuti fungsi dalam laporan
Satu istilah keuangan dapat berubah padanannya menurut jenis laporan. Beban, biaya, pendapatan, piutang, utang, aset, dan ekuitas tidak boleh dipilih hanya karena terdengar mirip dalam kamus.
Untuk laporan resmi, invoice, rekening koran, atau dokumen pajak, lihat pos akun, periode, mata uang, dan catatan pendukung. Konsistensi istilah lebih penting daripada variasi kata yang terlihat lebih indah.
- Cocokkan istilah dengan jenis laporan.
- Pertahankan angka, periode, mata uang, dan nomor referensi.
- Gunakan glossary bila dokumen memiliki banyak istilah berulang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah income sama dengan profit?
Tidak selalu. Konteks laporan menentukan arti dan padanan yang tepat.
Apakah angka laporan boleh dibulatkan?
Tidak tanpa instruksi penerima. Terjemahan mempertahankan data sumber.
Apakah istilah accounting dan finance bisa dipakai bergantian?
Tidak selalu. Accounting lebih dekat dengan pencatatan dan pelaporan, sedangkan finance bisa lebih luas terkait pengelolaan dana.

